Wanita Kelahiran Semarang Jawa Tengah ini memiliki nama lengkap RINA SEPTIANINGRUM. Namun karena kelihaiannya dalam menyelesaikan berbagai masalah cinta, maka dirinya mendapat Julukan sebagai Rina Asmara. Nama ini kian melambung dan justru menjadi nama panggilannya sehari hari.

Orang mengenal Rina Asmara sebagai Parapsikolog, seorang konsultan spiritual khususnya masalah Cinta dan Rumah Tangga. Metode penyelesaian yang digunakan oleh Rina Asmara sangatlah mudah dan praktis, yakni menggunakan Ilmu Pengasihan. Tak heran bila orang orang juga mengenalnya sebagai Pakar Energi Pengasihan.

Tampilannya yang cantik nan anggun juga terkesan casual membuatnya nampak berbeda dari parapsikolog pada umumnya. Dimana seseorang dengan kemampuan spiritual yang lebih biasanya memiliki tampilan yang garang, serba hitam dan terkesan misterius.

Rina Asmara memilih tampilan yang modern karena baginya, ilmu spiritual dan supranatural bukanlah suatu hal yang menyeramkan. Justru, ilmu ini adalah ilmu yang sangat fleksibel dan bisa digunakan hingga kapanpun. Pembawaan yang modern ini membuat orang tidak merasa takut untuk berkonsultasi.

Beliau membawa sebuah pemahaman yang lebih mudah dicerna dan dipahami oleh banyak orang. Bahkan orang yang masih awam dalam bidang spiritual atau supranatural sekalipun.

KELAHIRAN RINA ASMARA LANGSUNG MEMBAWA BAKAT SPIRITUAL

Kemampuan Spiritual dan Supranatural yang dia miliki saat ini ternyata sudah nampak sejak beliau kecil. Rina Asmara, bayi kecil yang hanya 7 bulan dalam kandungan sang ibu ini sungguh membuat keluarganya seperti mendapatkan anugerah. Betapa tidak?

Setelah 7 hari menghirup udara dunia, tiba tiba saja tubuh kecilnya membiru bahkan sangat sangat biru. Suhu tubunya sangat rendah dibawah suhu tubuh bayi normal bahkan jauh dibawah manusia normal. Serta merta sang ibu panik dan menangis sejadi jadinya. Tim Dokter yang menanganinya pun sudah menyerah dan menyuruh keluarga berdoa dan berpasrah.

Di tengah kepanikan ini, sang Kakek Buyut pun berkata, ”Tidak perlu khawatir, ini adalah proses awal anakmu jadi hebat! Dia tidak akan mati sekarang, karena hidupnya dinanti banyak orang. Hidupnya adalah anugerah bagi banyak orang”

Ternyata benar, 7 jam membiru akhirnya tubuh Rina berangsur angsur normal kembali. Bahkan kata sang Kakek, ketika bayi kecil itu membuka matanya ada sorot cahaya berwarna ungu yang memancar.

Semua yang terjadi padanya ini merupakan penurunan bakat spiritual, dimana bakat spiritual yang dimiliki Rina Asmara ini adalah keturunan dari Kakek Buyutnya. Sang Kakek Buyut ini dulu dikenal sebagai paranormal hebat di daerahnya. Tak heran bila cucunya menuruni bakat ini, dan bahkan kini menjadi konsultan spiritual dalam bentuk yang lebih modern, yakni Parapsikolog.

BERTEMU GURU SPIRITUAL GHAIB, NYAI AGENG DJENAR

Memasuki usia 3 tahun, Rina Asmara semakin membuat heran orang tuanya. Pasalnya, dirinya selalu berbicara sendiri seperti ada teman bermain di sampingnya. Bahkan sering mengucapkan kata kata yang tidak bisa diterjemahkan oleh orang tuanya. Anehnya lagi, ketika malam hari pukul 01.00 dini hari pasti dirinya selalu terbangun dan berbicara sendiri.

Di usianya yang menginjak 9 tahun bahkan sering sekali terjadi hal aneh. Dirinya dibangunkan oleh sosok seorang wanita cantik berpakaian Jawa lengkap. Sosoknya sangat anggun dan berwibawa. Wanita ini menyebutkan dirinya sebagai Nyai Ageng Djenar dan ingin mengajaknya ke suatu tempat. Kala itu pukul 02.00 dini hari, dimana seluruh keluarganya masih tertidur pulas.

Rina Asmara dituntun oleh sosok wanita tersebut ke belakang rumahnya dan didapatinya dua pohon besar (padahal di belakang rumahnya tidak pernah ada pohon besar, diduga ini adalah pohon ghaib). Dirinya diperlihatkan adanya sebuah pintu bercahaya di sela sela pohon besar tersebut.

Rina Asmara pun diajak memasuki pintu itu. Awalnya beliau merasa takut karena tidak mengenal sosok wanita tersebut. Namun sang Nyai Ageng Djenar menyatakan bahwa dirinya akan baik baik saja, dirinya akan kembali ke rumahnya dengan baik baik saja. Disana dia diajak menimba banyak ilmu yang akan bermanfaat bagi kehidupannya.

Karena dipenuhi rasa penasaran, masuklah beliau dalam pintu tersebut. Diperlihatkan pada Rina Asmara adanya banyak Goa, sungai, bahkan hutan yang dipenuhi kicau burung. Sangat asri suasana di sana.

Waktu itu, Rina Asmara tidak tahu tempat apakah itu. Dari situlah, beliau mulai belajar berbagai keilmuan spiritual dan supranatural secara gaib. Masih segar teringat di benaknya, dimana beliau sempat disuruh meminum air sungai yang alirannya begitu tenang, airnya begitu jernih dan terasa segar.

Setelah minum air tersebut, diapun duduk di sebuah kursi kayu berukir dan lama kelamaan berubah menjadi emas. Sosok Nyai Ageng Djenar mulai bercerita padanya bahwa dia adalah sosok Guru Spiritual Ghaib sang Kakek Buyut. Ilmu ini pun diturunkan pada Rina Asmara. Sang Nyai berpesan untuk menggunakan ilmu spiritual ini sebaik baiknya, tidak digunakan untuk hal negatif.

Nyai Ageng Djenar pun kemudian berdiri di belakangnya. Menepuk Pundak dan mulai meletakkan tangan kanan beliau di punggung Rina Asmara. Rasa takut tentu sangat menjadi, namun Rina Asmara mencoba tetap tenang karena dirinya takut jika tidak dikembalikan ke alamnya lagi.

Sesaat kemudian, nampak di permukaan air sungai beliau melihat pancaran cahaya biru keunguan yang menyelimuti dirinya. Cahaya yang semakin lama semakin terang ini membuat dirinya terpental dan terbelalak. Setelah itu dirinya tidak mengingat apapun lagi.

Keesokan Harinya…………

Pukul 05.00 pagi ketika sang ibu hendak menyapu belakang rumah tiba-tiba menjerit. Karena mendapati anak perempuannya tertidur di bawah pohon mangga. Dibangunkannya, dan seluruh keluarga pun kaget. Namun Rina Asmara tidak mau menceritakan hal ini pada siapapun, dia hanya mengaku tengah “mengigau, berjalan keluar rumah dan tertidur di bawah pohon”.

Rina Asmara hanya berani bercerita pada kakek Buyutnya, hingga akhirnya kakek Buyutnya menyadari bahwa cucunya inilah yang dipilih sebagai pembawa kekuatan khusus dari Nyai Ageng Djenar.

Pasca kejadian ini, sang Kakek Buyut akhirnya meninggal dalam usia 129 tahun (karena memang sudah sakit-sakitan). Sebelum meninggal, kakek Buyut Rina Asmara memberikan banyak sekali wejangan dan beberapa pusaka koleksinya.

MENJADI PARAPSIKOLOG

Menyadari bahwa jaman semakin modern, Rina Asmara tidak ingin menjadi seorang paranormal. Dirinya ingin membawakan energi spiritual dan Supranatural yang dimilikinya ini dalam bentuk berbeda yang lebih modern.

Jadilah dia seorang parapsikolog atau konsultan spiritual. Berawal dari curhatan banyak teman, keluarga dan para tetangga tentang berbagai masalah hidup. Dimana beliau selalu memberikan solusi yang diluar dugaan, bahkan kadang di luar nalar seperti melalui doa, mantra dan rapalan rapalan khusus.

Semakin banyak orang yang mendengar kemampuan spesialnya ini dari mulut ke mulut, akkhirnya Rina Asmara memutuskan untuk menjadi seorang parapsikolog. Khususnya di bidang energi Pengasihan.

Bagi Rina Asmara, ilmu yang telah dimiliki itu ada pertanggungjawabannya di akhirat. Jika digunakan untuk kebaikan, maka suatu saat akan memetik buahnya. Namun, jika digunakan untuk kejahatan, malapetaka lah yang terjadi.

Sehingga Dalam kesehariannya, beliau bergaul dengan masyarakat seperti orang-orang pada umumnya. Tak lantas memperlihatkan kehebatannya agar diakui oleh banyak orang.

Dirinya merasa bahwa apa yang dimilikinya itu hanyalah titipan dari-Nya. Tidak semata-mata kepunyaannya secara mutlak. Karena dirinya sadar bahwa apa pun yang dimiliki manusia, itu semua hanyalah milik-Nya, hanya titipan-Nya.

Oleh karena itulah, dia selalu menjaga sikap agar keilmuan yang dimilikinya tidak menjadi boomerang bagi dirinya sendiri. Terlebih lagi bisa bermanfaat untuk kebaikan umat manusia.