mau nikah muda

Mau Nikah Muda? Pelajari Dulu Hal Ini

Mau Nikah Muda? Pelajari Dulu Hal Ini – Berapa sebenarnya usia menikah yang ideal? Pertanyaan tersebut sering muncul karena banyak orang yang masih ragu kapan ia harus melangkah ke jenjang pernikahan setelah menjalin hubungan cinta yang cukup lama.

Memang, kesiapan menikah tidak melulu ditentukan dengan kecukupan umur saja, melainkan kesiapan mental dan finansial. Meski demikian, banyak pasangan yang memutuskan menikah muda dengan berbagai alasan.

Nikah muda bagi banyak orang masih terkesan abstrak. Nikah muda sama dengan pernikahan dini dengan rentang usia di bawah 18 tahun. Sementara yang lain beranggapan bahwa pernikahan dini dilakukan pada usia 18 – 25 tahun. Nah, jika Anda dan pasangan memutuskan nikah muda, alangkah baiknya pelajari dulu hal-hal berikut ini.

 

Yang Perlu Dipelajari Jika Ingin Nikah Muda

1. Organ Reproduksi Belum Berkembang Sempurna Sebelum Usia 20

Sebelum memutuskan nikah muda, konsultasilah terlebih dulu pada dokter tentang resiko kesehatan yana mungkin dihadapi berikut cara pencegahannya, terutama kesehatan reproduksi. Hal tersebut sangat penting diketahui sebab organ reproduksi pada wanita muda belum terlalu matang, jika mengalami kehamilan akan meningkatkan risiko kematian, terjadinya preeklamsia, eklamsia, perdarahan setelah persalinan, hingga keguguran saat hamil.

2. Risiko Gangguan Psikologis

Kesiapan mental sangat diperlukan untuk membangun sebuah pernikahan. Mental akan terbentuk seiring bertambahnya usia dengan banyaknya pengalaman hidup yang telah ia alami. Nah, semakin muda usia menikah, semakin tinggi risiko mengalami gangguan psikologis seperti kecemasan, mood dan depresi.

3. KDRT Rentan Terjadi Pada Pasangan Muda

Kurangnya kesiapan mental pada pasangan muda dalam menghadapi konflik rumah tangga rentan sekali dengan terjadinya KDRT atau Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jadi, persiapkan mental Anda dan pasangan sebelum memutuskan untuk nikah muda. Belajarlah pada orang yang sudah lama menikah dalam membina dan menghadapi konflik rumah tangga.


Penting : 


4. Waspada Perceraian di Usia Muda

Sekali lagi, kesiapan mental dan finansial ditambah konseling pranikah sangat dianjurkan bagi Anda yang berkeinginan untuk nikah muda. Sebuah penelitian menyebutkan, pernikahan muda yang dilakukan dengan rentang usia 18 -24 tahun memiliki risiko perceraian lebih tinggi. Alasan mereka beragam, mulai dari perbedaan prinsip, masalah ekonomi, cekcok terus-menerus, perselingkuhan hingga KDRT.

 

Meskipun nikah adalah hak dan pilihan masing-masing individu, alangkah baiknya jika dipersiapkan secara matang dengan penuh pemikiran. Tidak hanya kesiapan secara fisik, mental dan finansial juga harus dipertimbangkan sebelum memutuskan membawa hubungan cinta kalian ke jenjang pernikahan. Semoga bermanfaat.

Nah, bagi Anda yang ingin konsultasi dengan saya mengenai masalah asmara, masalah cinta dan rumah Tangga. Anda yang ingin mendapatkan sarana praktis dari saya, maka silahkan hubungi saya di nomor : 0811 296 8484 

Leave a Comment